Menundukkan pandangan
Perintah untuk menundukkan pandangan
Alloh Ta’ala berkata,
ُْูู ِْููู ُุคْู َِِููู َูุบُุถُّูุง ู ِْู ุฃَุจْุตَุงุฑِِูู ْ ََููุญَْูุธُูุง ُูุฑُูุฌَُูู ْ ุฐََِูู ุฃَุฒَْูู َُููู ْ ุฅَِّู ุงََّููู ุฎَุจِูุฑٌ ุจِู َุง َูุตَْูุนَُูู
”Katakanlah kepada laki-laki yang beriman,’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Alloh Paling Sangat Mengetahui apa yang mereka perbuat.’”
(QS. An-Nur [24] : 30)
“Ini adalah perintah dari Alloh Ta’ala kepada hamba-hambaNya yang beriman untuk menjaga (menahan) pandangan mereka dari hal-hal yang diharamkan atas mereka. Maka janganlah memandang kecuali memandang kepada hal-hal yang diperbolehkan untuk dipandang. Dan tahanlah pandanganmu dari hal-hal yang diharamkan.”
Menundukkan pandangan mata merupakan dasar dan sarana untuk menjaga kemaluan. Oleh karena itu, dalam ayat ini Alloh Ta’ala terlebih dulu menyebutkan perintah untuk menahan pandangan mata daripada perintah untuk menjaga kemaluan.

Komentar
Posting Komentar